Lika-Liku Kesuksesan Perjalanan Karier Cahya Supriadi, Dulu Bermodal Rp200 Ribu Ikut Seleksi Akademi Persija | OneFootball

Lika-Liku Kesuksesan Perjalanan Karier Cahya Supriadi, Dulu Bermodal Rp200 Ribu Ikut Seleksi Akademi Persija | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·25. Juni 2026

Lika-Liku Kesuksesan Perjalanan Karier Cahya Supriadi, Dulu Bermodal Rp200 Ribu Ikut Seleksi Akademi Persija

Artikelbild:Lika-Liku Kesuksesan Perjalanan Karier Cahya Supriadi, Dulu Bermodal Rp200 Ribu Ikut Seleksi Akademi Persija

Bola.com, Jakarta - Cahya Supriadi kini menjelma menjadi salah kiper lokal yang sangat menjanjikan, seperti Ernando Ari dan Nadeo Argawinata.

Masih berusia 23 tahun, karier kiper kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 tersebut terus melambung. Ia tak hanya jadi andalan di klub, tapi juga mencuri perhatian di Timnas Indonesia.


OneFootball Videos


Di bawah mistar, Cahya Supriadi tampak ideal sebagai Spiderman. Tak hanya tatapan yang tajam, Cahya Supriadi juga punya postur menjulang atletis 180 centimeter.

Jebolan Akademi Persija Jakarta itu bisa dengan mudah melahap semua arah bola yang ditembakkan ke arahnya.

Selain Persija, Cahya Supriadi juga pernah memperkuat klub lainnya seperti Bekasi City sebelum berlabuh ke pelukan PSIM Yogyakarta pada 2015.

Kiprahnya yang memukau membawanya ke Timnas Indonesia U-20, U-23, dan akhirnya timnas senior. Debutnya di bawah bendera Merah Putih tersaji kala memperkuat Timnas Indonesia U-20 kontra Timnas Venezuela U-20 di Turnamen Maurice Revello 2022 di Prancis.

Sejak saat itu, nama Cahya Supriadi kian melambung dan beken di hati pemuja setia timnas. Kapan dan di mana pun timnas bermain, kehadiran Cahya Supriadi selalu dinanti.

Impressum des Publishers ansehen