Akui Ada Kekosongan Setelah Ditinggal Manajer Tim, Pelatih PSIM: Kami Harus Mengisi Celah Itu | OneFootball

Akui Ada Kekosongan Setelah Ditinggal Manajer Tim, Pelatih PSIM: Kami Harus Mengisi Celah Itu | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·12 de mayo de 2026

Akui Ada Kekosongan Setelah Ditinggal Manajer Tim, Pelatih PSIM: Kami Harus Mengisi Celah Itu

Imagen del artículo:Akui Ada Kekosongan Setelah Ditinggal Manajer Tim, Pelatih PSIM: Kami Harus Mengisi Celah Itu

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengakui ada kekosongan dalam internal tim setelah ditinggal sang manajer Razzi Taruna. Kepergian sosok yang selama ini terlibat di sektor teknis klub meninggalkan celah yang harus segera diisi.

Razzi Taruna resmi mengumumkan pengunduran diri pada 30 April lalu. Keputusan itu muncul tak lama setelah PSIM kalah tipis 0-1 dari Persita Tangerang pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.


OneFootball Videos


Van Gastel menilai Razzi punya kontribusi besar dalam perjalanan Laskar Mataram beberapa musim terakhir. Terlebih, pria berusia 25 tahun itu ikut mengawal PSIM meraih tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia musim lalu.

"Sulit untuk dikatakan. Razzi terlibat dalam promosi musim lalu kemudian dia pergi, saya tidak tahu alasan mengapa dia pergi," ujar Jean-Paul van Gastel pada Selasa (12/5/2026).

"Tapi ada celah sekarang karena dia terlibat dalam bagian teknis organisasi. Sekarang dia sudah pergi jadi kami harus mengisi celah itu," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.

Ver detalles de la publicación