Dengan Nada Bercanda, Ronaldo Beberkan Alasan Potong Rambut Kuncung di Piala Dunia 2002: Karena Saya Bodoh | OneFootball

Dengan Nada Bercanda, Ronaldo Beberkan Alasan Potong Rambut Kuncung di Piala Dunia 2002: Karena Saya Bodoh | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·17 de abril de 2026

Dengan Nada Bercanda, Ronaldo Beberkan Alasan Potong Rambut Kuncung di Piala Dunia 2002: Karena Saya Bodoh

Imagen del artículo:Dengan Nada Bercanda, Ronaldo Beberkan Alasan Potong Rambut Kuncung di Piala Dunia 2002: Karena Saya Bodoh

Bola.com, Jakarta - Legenda hidup sepak bola Brasil, Ronaldo, membeberkan alasannya memilih potongan rambut kuncung di Piala Dunia 2002. Dengan nada bercanda, pria yang kini berusia 49 tahun itu pun mengaku saat itu sedang bodoh.

Ronaldo menjadi bintang paling bersinar di Piala Dunia 2002. Mantan pemain Real Madrid tersebut berhasil mendulang delapan gol dan meraih status top skorer di turnamen itu pada 2002.


OneFootball Videos


Berkat kontribusi Ronaldo, Timnas Brasil berhasil merengkuh trofi juara Piala Dunia yang ke-5. Pada partai final yang berlangsung di International Stadium, Yokohama, 30 Juni 2002, Tim Samba sukses membungkam Timnas Jerman dengan skor 2-0.

Sepasang gol kemenangan Timnas Brasil diborong pria yang dijuluki Il Fenomeno tersebut pada menit ke-67 dan 79'. Tak hanya penampilan impresif Ronaldo yang mencuri perhatian, tetapi juga gaya rambutnya.

Dalam pertandingan tersebut, sang legenda secara mengejutkan muncul dengan potongan rambut yang unik. Dia bermain dengan potongan rambut hampir plontos dan menyisakan rambut di ujung depan kepalanya.

Kalau di Indonesia, potongan rambut itu pernah terkenal dengan sebutan 'kuncung'.

Ver detalles de la publicación