Bicara Kartu Merah dan Gol Dianulir, Carlos: Madura United Tidak Layak Kalah | OneFootball

Bicara Kartu Merah dan Gol Dianulir, Carlos: Madura United Tidak Layak Kalah | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Madura United FC

Madura United FC

·11 janvier 2026

Bicara Kartu Merah dan Gol Dianulir, Carlos: Madura United Tidak Layak Kalah

Image de l'article :Bicara Kartu Merah dan Gol Dianulir, Carlos: Madura United Tidak Layak Kalah

Madura United harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0 pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu malam (10/1/2026).

Pertandingan sejatinya berlangsung ketat sejak awal laga. Madura United mampu mengimbangi permainan tim tamu dan bahkan tampil solid sepanjang babak pertama. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan dan skor bertahan 0-0.


Vidéos OneFootball


Namun, jalannya laga berubah drastis setelah Madura United harus bermain dengan 10 pemain. Nurdiansyah diganjar kartu merah di ujung babak pertama, yang membuat keseimbangan permainan beralih ke PSIM Yogyakarta di babak kedua. Keunggulan jumlah pemain itu dimanfaatkan dengan baik oleh Laskar Mataram untuk mencetak tiga gol.

Pelatih Madura United Carlos Parreira menilai, anak asuhnya sejatinya tampil cukup baik sebelum insiden kartu merah tersebut. Dia menyebut performa timnya berjalan sesuai rencana dalam 40 menit awal pertandingan.

“40 menit sebelum kartu merah, kami berjalan sangat baik. Tapi sayang sekali setelah kartu merah, kami kalah,” ujarnya.

Selain kartu merah, Carlos juga menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya, terutama terkait gol Balotelli yang dianulir karena dinilai offside. Pelatih asal Brasil itu menyebut, keputusan itu patut dipertanyakan dan berpengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan.

“Kami tidak layak kalah 3-0. Jika lawan memberikan bola, itu tidak offside. Ini yang terjadi, saya melihatnya di video. Ini yang saya pelajari di sepak bola,” jelasnya.

Meski demikian, Carlos enggan memperpanjang polemik dan memilih fokus membenahi timnya ke depan, terutama menghadapi putaran kedua kompetisi.

Sementara itu, pemain Madura United, Novan Sasongko, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia Laskar Sape Kerrab atas hasil mengecewakan ini. Dia berjanji timnya akan berjuang lebih maksimal di putaran kedua.

“Kami minta maaf belum bisa memberikan kemenangan di pertandingan ini. Kami akan berusaha di putaran kedua agar bisa maksimal,” tuturnya.

Di awal putaran kedua, Madura United akan bertandang ke markas Persija Jakarta, 23 Januari 2026 mendatang.

À propos de Publisher