Cerita Dirut PSIM, Liana Tasno, tentang Jersey Bermotif Batik Parang dan Kolaborasi dengan Adidas | OneFootball

Cerita Dirut PSIM, Liana Tasno, tentang Jersey Bermotif Batik Parang dan Kolaborasi dengan Adidas | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·31 Agustus 2026

Cerita Dirut PSIM, Liana Tasno, tentang Jersey Bermotif Batik Parang dan Kolaborasi dengan Adidas

Gambar artikel:Cerita Dirut PSIM, Liana Tasno, tentang Jersey Bermotif Batik Parang dan Kolaborasi dengan Adidas

Bola.com, Yogyakarta - Ada cerita menarik di balik jersey PSIM Yogyakarta untuk BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram menggandeng Adidas sebagai apparel resmi dengan desain bermotif batik Parang.

Jersey kandang skuad asuhan Jean-Paul van Gastel itu didominasi warna biru. Sementara seragam tandang berwarna putih dan jersey ketiga menggunakan warna kuning.


Video OneFootball


Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, mengatakan penggunaan batik Parang bukan sekadar pemanis desain. Motif tersebut adalah bagian penting dari identitas Laskar Mataram sebagai klub asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Beberapa partner yang berpartner dengan Adidas itu mungkin enggak ada motifnya. Karena kenapa? Karena PSIM istimewa. Karena milik DIY, mesti ada batik Parang-nya," ujar Liana.

Lihat jejak penerbit