Bola.com
·15 Mei 2026
Dari Yatim Piatu ke Panggung Dunia: Mimpi Besar David Glen di Balik Akademi Merah Putih Malut United dan SL Benfica

In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·15 Mei 2026

Bola.com, Jakarta - Di balik peluncuran Akademi Merah Putih Malut United FC, ada satu nama yang menjadi motor penggerak seluruh gagasan itu. Sosoknya bernama David Glen.
Pemilik klub asal Maluku Utara itu tidak sekadar membangun tim sepak bola untuk bersaing di liga. Ia punya misi yang jauh lebih dalam, mengangkat anak-anak yatim piatu dan dari keluarga kurang mampu di wilayah timur Indonesia melalui sepak bola.
Visi itu kini mulai berbentuk nyata. Malut United resmi menggandeng SL Benfica dari Portugal untuk mengelola Akademi Merah Putih, sebuah program pembinaan yang akan menjaring 70 anak berusia 7 hingga 9 tahun dari Maluku Utara, Maluku, dan Papua.
Program ini diumumkan dalam konferensi pers di Stadion Gelora Kie Raha, Jumat, 15 Mei 2026, yang dihadiri langsung oleh perwakilan resmi SL Benfica.
Direktur Utama PT MMS Dirk Soplanit menggambarkan betapa personalnya proyek ini bagi sang pemilik klub. Bagi David Glen, sepak bola bukan sekadar bisnis atau prestasi, melainkan alat perubahan sosial yang bisa menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.
"Sehingga beliau ingin memberikan hiburan bagi masyarakat Maluku Utara. Dalam perkembangannya, beliau ingin mengangkat harkat dan martabat bagi anak-anak yang kondisi ekonomi terbatas dan yatim piatu," ucap Dirk.
"Sasarannya anak-anak yang dididik nanti, bukan saja anak-anak yang punya kemampuan dalam bidang sepak bola, tapi sekaligus menggodok mereka menjadi anak-anak yang memiliki moral yang tinggi," ungkapnya.







































