Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League | OneFootball

Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·13 Maret 2026

Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League

Gambar artikel:Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League

Bola.com, Surabaya - Klub-klub Jawa Timur makin kehilangan tajinya. Alih-alih menjadi karakter utama, mereka mendalami peran figuran dalam kompetisi Super League 2025/2026.

Status provinsi dengan jumlah klub terbanyak di kasta teratas, tak membuat mereka mendominasi. Keempat klub Jawa Timur itu justru mengalami periode mengenaskan.


Video OneFootball


Persebaya Surabaya merupakan contoh klub yang sustainable di setiap musim. Bersaing di papan atas meski tak pernah benar-benar jadi penantang gelar. Namun, pada musim ini Bajul Ijo masih berada di papan tengah.

Kenyataan pahit lainnya harus diterima Arema FC dan Persik Kediri. Mantan juara Liga Indonesia ini terlihat inkonsisten di setiap musim dan selalu berjuang menghindar dari zona degradasi.

Namun, di antara lainnya, nasib Madura United jadi yang paling mengenaskan. Laskar Sape Kerrab bahkan terancam turun kasta musim depan jika tak segera berbenah.

Sebagai salah satu barometer sepak bola nasional, prestasi keempat klub ini jauh dari kata membanggakan. Pertanyaannya, apa yang membuat mereka gagal bersaing musim ini?

Lihat jejak penerbit