Bola.com
·21 September 2026
In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·21 September 2026
Bola.com, Jakarta - Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta seri 1 2026/2027 telah mencapai puncaknya pada Minggu (20/9) di Stadion Tridadi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada turnamen yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife itu, SDN Muhammadiyah Sapen sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan SDN Kalasan 1 dengan skor tipis 1-0 pada laga final Kelompok Umur (KU) 12.
Sementara untuk kategori KU10, SDN Tarakanita Bumijo I berhasil menjadi yang terbaik untuk kali pertama setelah menang 3-1 atas SD Muhammadiyah Sapen.
Kehadiran juara baru pada penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 1 2026/2027 mendapat apresiasi dari Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Welly Arisanto.
Menurut Welly, fenomena ini menunjukkan bahwa kualitas kompetisi perlahan tapi pasti mula naik, seiring dengan bertambahnya antusiasme peserta di setiap kotanya.
“Dari sisi kualitas kompetisi sudah bisa terlihat bahwa memang ada perkembangan di setiap serinya. Ini menunjukkan bahwa ekosistem kompetisi semakin terbentuk dan semakin bagus dengan munculnya sekolah-sekolah baru sebagai pemenang di tiap kota," ujar Welly.
"Hal serupa juga terjadi di Semarang kemarin, di mana muncul sekolah-sekolah baru yang menjadi juara. Kita juga bisa melihat antusiasme sekolah yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge masih sangat tinggi. Harapannya jumlah partisipasi sekolah-sekolah di MLSC terus bertambah,” lanjutnya
Sebagai informasi, MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 1 2026/2027 digelar di Stadion Tridadi dan Lapangan Bola Sidomoyo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini diikuti total 1.292 atlet dari 76 SD dan MI yang terdiri 40 tim KU10 serta 83 tim KU12.
Selain itu, ada Festival SenengSoccer untuk KU 8 yang diikuti oleh 65 atlet dari 19 sekolah. Dalam festival ini, mereka belajar teknik dasar sepak bola seperti lari zig-zag melewati rintangan, melakukan lemparan (throw in), dribbling bola, passing/tendangan ke arah gawang, melompat dua kaki, hingga berlari sampai finis lalu menekan tombol timer.