Philippe Senderos: Saya Tolak Sir Alex Ferguson Demi Arsene Wenger | OneFootball

Philippe Senderos: Saya Tolak Sir Alex Ferguson Demi Arsene Wenger | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Stats Perform

Stats Perform

·1 Mei 2020

Philippe Senderos: Saya Tolak Sir Alex Ferguson Demi Arsene Wenger

Gambar artikel:Philippe Senderos: Saya Tolak Sir Alex Ferguson Demi Arsene Wenger

Mantan bek Arsenal, Philippe Senderos, mengungkapkan alasan menolak tawaran Manchester United kala ia berusia 18 tahun.

Senderos membela Arsenal pada periode 2003–2010. Pada dua musim terakhir, pemain asal Swiss itu dipinjamkan ke AC Milan dan Everton sebelum dilepas secara gratis ke Fulham.


Video OneFootball


Terkini, Senderos memutuskan gantung sepatu pada 16 Desember 2019 setelah menghabiskan karier di MLS Amerika Serikat bersama Houston Dynamo dan setengah musim di klub kasta kedua Liga Swiss, Chiasso.

“Saat saya berusia 18 tahun, Real Madrid dan Manchester United-nya Sir Alex [Ferguson] ingin mendatangkan saya,” ucap Senderos, Kamis (30/4).

"Saya juga sempat dua kali pergi ke Munich untuk berbicara dengan Bayern. [Ottmar] Hitzfeld menginginkan saya. Tetapi, saya menemukan perasaan khusus dengan Arsene Wenger.”

"Dia [Wenger] dan Gerard Houllier [manajer Liverpool kala itu] datang ke Jenewa [Swiss] untuk meyakinkan saya.”

“Wenger berbicara kepada saya tentang sepakbola, bukan tentang uang. Dia punya rencana untuk saya.”

"Lalu, saya pergi untuk menonton langsung pertandingan di Highbury, dan saya tersihir. Itu sebabnya saya memilih Arsenal.”

“Sejak awal, dia [Wenger] sangat dekat dengan saya, memberi saya banyak masukan. Dia langsung membuat saya merasa seperti pemain penting di tim, meskipun kala itu saya masih belia,” pungkasnya.

Sayangnya, Senderos tidak benar-benar menjadi pemain penting di Arsenal. Menit bermainnya minim di Liga Primer Inggris. Bahkan, ia tidak pernah diturunkan lebih dari 20 laga per musim.

Selama di Arsenal, Senderos pun “cuma” memenangkan satu Piala FA (2004/05), satu Community Shield (2004), dan membantu The Gunners ke final Liga Champions (2005/06).