Bola.com
·22 Mei 2026
Sutiono Lamso, Sosok Penting di Balik Kesuksesan Persib Menggondol 3 Gelar Kasta Teratas Indonesia

In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·22 Mei 2026

Bola.com, Jakarta - Coba tanyakan kepada Bobotoh, siapa saja legenda sepanjang masa yang tak akan pernah luntur dari hati dan pikiran mereka? Satu di antaranya yang akan mereka sebut adalah Sutiono Lamso.
Ya! Sutiono Lamso bukan sekadar nama tanpa makna. Ia adalah bintang di masanya, protagonis di balik kedigdayaan Persib Bandung.
Meski lahir di Purwokerto, Sutiono Lamso justru jadi legenda di Tanah Pasundan. Pemain kelahiran 19 Agustus 1966 tersebut memperkuat Persib terbilang lama, dari 1988 hingga 2000.
Bersama Persib, tiga gelar berhasil disabet Sutiono Lamso. Dua gelar Perserikatan, 1989/1990 dan 1993/1994 serta Liga Indonesia 1994/1995.
Ketajamannya sebagai striker juga sangat ditakuti. Terbukti, pada musim 1994/1995 Sutiono Lamso mengukuhkan diri sebagai yang tersubur. Sebelumnya, pada musim 1993/1994, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.
Tak mungkin memisahkan peran Sutiono Lamso dalam sejarah panjang nan gemilang Maung Bandung di kasta teratas Indonesia.
Soal loyalitas, juga totalitas, tak banyak yang seperti Sutiono Lamso. Meski telah lama menanggalkan jersey keramat Pangeran Biru, Sutiono Lamso tak pernah melewatkan satu pertandingan Persib, termasuk di era kepelatihan Bojan Hodak.
Ia pastinya bangga dengan torehan back to back yang disabet Marc Klok dan kawan-kawan, termasuk peluang hattrick musim ini yang sudah berada di depan mata.
Tak banyak yang tahu awal karier Sutiono Lamso di Persib, bagaiaman hingga akhirnya ia bisa bergabung dengan tim sebeken Maung Bandung.
Via kanal YouTube Bicara Bola, legenda murah senyum yang kini berusia 59 tahun, berkisah ihwal segepok kenangannya bareng Persib, klub yang telah melambungkan namanya.
Langsung


Langsung


Langsung


Langsung


Langsung































