Bola.com
·27 gennaio 2026
Aksi Pelanggaran Brutal Berkeliaran di Liga 4: Jadi PR Juga bagi Pelatih, Manajer, hingga Wasit

In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·27 gennaio 2026

Bola.com, Jakarta - Sejumlah insiden serius yang mencoreng jalannya kompetisi Liga 4 musim 2025/2026. Ada beberapa pelanggaran brutal yang dilakukan hingga mencederai pemain lawan.
Dalam hitungan belasan hari, terdapat tiga pemain dari kasta ini yang dijatuhi sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup. Tentu sanksi itu imbas dari pelanggaran dengan unsur kesengajaan ke pemain lawan.
Sanksi berat ini diberikan karena aksi berbahaya yang dilakukan oleh Muhammad Hilmi Gimnastiar (Putra Jaya Pasuruan), Dwi Pilihanto (KAFI FC), dan Raihan Alfariq (PSIR Rembang) dalam sebuah pertandingan.
Hukuman pertama datang dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI Asprov Jawa Timur. Pada 6 Januari 2026, Komdis PSSI Asprov Jatim menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di dalam lingkungan sepak bola kepada Muhammad Hilmi Gimnastiar.
Hilmi adalah pemain Putra Jaya Pasuruan yang menendang dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha Ardhiansyah, pada laga babak 32 besar Grup C Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026, 5 Januari lalu.









































