Madura United FC
·4 gennaio 2026
Pelatih Madura United Singgung Kepemimpinan Wasit usai Kalah Tipis dari Persebaya

In partnership with
Yahoo sportsMadura United FC
·4 gennaio 2026

Madura United harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya usai kalah tipis 0-1 pada laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu malam (3/1/2026).
Laga berlangsung ketat dan diwarnai dua kartu merah. Pemain Madura United, Jorge Mendonca, diusir wasit pada menit ke-66, sementara pemain Persebaya, M. Perovic, mendapat kartu merah di masa injury time.
Pelatih Madura United Carlos Parreira mengakui bahwa sejak awal timnya sudah memprediksi pertandingan akan berjalan sulit. Meski demikian, ia menilai babak pertama berlangsung seimbang.
“Kita tahu pertandingan akan sulit bagi kami. Babak pertama berjalan 50:50,” ujarnya.
Menurut pelatih berkebangsaan Brasil itu, permainan Laskar Sape Kerrab justru membaik pada babak kedua setelah melakukan sejumlah pergantian pemain dan perubahan gaya bermain.
“Babak kedua kita mulai lebih baik. Kita ganti pemain, cara main juga berubah, gaya main juga kita ganti,” jelasnya.
Namun, Carlos menilai kartu merah yang diterima Jorge Mendonca sangat mempengaruhi jalannya pertandingan. Dia juga menyinggung beberapa keputusan wasit yang dinilainya berdampak besar terhadap hasil akhir.
“Saya percaya kartu merah membuat pertandingan jadi semakin sulit. Saya tidak ingin terlalu jauh bicara soal wasit, tapi hari ini kartu merah dan beberapa keputusan wasit sangat mempengaruhi hasil pertandingan,” katanya.
Pihaknya tidak ingin mencari alasan atas kekalahan tersebut. Sejatinya, tambah Carlos, Lulinha dan kawan-kawan memiliki peluang untuk mencetak gol.
Sementara terkait kartu merah Mendonca, Carlos menegaskan bahwa sang pemain memiliki peran yang sangat vital di pertahanan. Sehingga sangat berpengaruh pada performa tim.
“Jika tidak ada kartu merah, pertandingan ini bisa berbeda. Kita harus cek lagi (tayangan) kartu merahnya,” ungkapnya.
Namun, dia menyebut bahwa tidak ada waktu untuk terus meratapi kekalahan ini. Pihaknya akan segera berbenah untuk menghadapi laga berikutnya.
“Kami harus mengatur lagi dan belajar untuk pertandingan selanjutnya. Kita harus siap untuk laga berikutnya,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Madura United tertahan di posisi 13 klasemen sementara dengan 17 poin dari 16 pertandingan.









































