Sejarah Nomor Punggung 3 di Persib Ada yang Bersinar dan Redup, Kini digunakan Layvin Kurzawa | OneFootball

Sejarah Nomor Punggung 3 di Persib Ada yang Bersinar dan Redup, Kini digunakan Layvin Kurzawa | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·26 gennaio 2026

Sejarah Nomor Punggung 3 di Persib Ada yang Bersinar dan Redup, Kini digunakan Layvin Kurzawa

Immagine dell'articolo:Sejarah Nomor Punggung 3 di Persib Ada yang Bersinar dan Redup, Kini digunakan Layvin Kurzawa

Bola.com, Bandung - Layvin Kurzawa resmi menjadi bagian dari Persib Bandung untuk mengarungi putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kehadiran Kurzawa diharapkan dapat memperkuat lini belakang Maung Bandung.

Peresmian Layvin Kurzawa dilakukan secara istimewa. Pemain berusia 33 tahun itu diperkenalkan langsung di hadapan Bobotoh usai laga Persib kontra PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (25/1/2026).


OneFootball Video


Bersama Persib, eks pemain Paris Saint Germain (PSG) dan AS Monaco tersebut akan menggunakan nomor punggung 3, yang identik dengan posisi pemain belakang, terutama fullback.

Dalam sejarah sepak bola dunia, nomor punggung tersebut kerap digunakan pemain-pemain bintang, seperti Roberto Carlos,  Paolo Maldini, Ashley Cole, Gareth Bale hingga Patrice Evra.

Sementara itu, di Persib sendiri nomor punggung 3 memiliki cerita tersendiri. Beberapa pemain pernah mengenakan nomor tersebut dengan perjalanan karier yang berbeda-beda bersama Persib. Siapa saja?

Ardi Idrus

Gelandang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, berusaha melewati pemain Persib Bandung, Ardi Idrus, pada laga Liga 1 di Stadion GBLA, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018). Persib menang 3-2 atas Persija. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Fullback asal Ternate ini pernah berseragam Persib pada musim 2018-2022. Pada awal kedatangannya, Ardi langsung langsung tampil gemilang dengan mencatatkan 29 laga.

Musim berikutnya, Ardi kembali menjadi tumpuan tim di sektor bek kiri. Ardi dikenal sebagai pemain pekerja keras dan tangguh dalam bertahan.

Namun, Ardi Idrus memilih mengakhiri kerja sama dengan Persib pada musim 2021/2022. Dia mencoba tantangan baru dengan bergabung Bali United.

Eriyanto

Dua pemain baru Persib Bandung, Arsan dan Eriyanto saat berlatih di lapangan Mini Soccer Republic, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (20/5/2022). (Bola.com/Erwin Snaz)

Sebagai pemain asli Jawa Barat, Bobotoh menaruh harapan besar untuk Eriyanto. Bek kelahiran Sukabumi itu diharapkan bisa menunjukkan potensi besar dan membawa Persib meraih prestasi terbaik.

Namun, sejak kedatangannya ke Persib pada 2022, Eriyanto kesulitan menembus skuad utama. Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut gagal menunjukkan performa maksimal dan lebih banyak menghuni bangku cadangan.

Vladimir Vujovic

Selebrasi gol Vladimir Vujovic bersama pemain Persib Bandung lainnya saat melawan PSM Makassar dalam lanjutan turnamen Piala Presiden 2017 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Jawa Barat, Senin (6/2/2017). (Bola.com)

Berbeda dengan Eriyanto, Vladimir Vujovic jadi pemain yang paling dikenang Bobotoh. Pria kelahiran Montenegro tersebut punya peran besar dalam kesuksesan Persib meraih gelar juara Indonesia Super League 2014 dan Piala Presiden 2015.

Bermain sebagai bek tengah, Vujovic selalu tampil disiplin dan kuat dalam duel udara. Setelah lima tahun berseragam Persib, Vujovic akhirnya memutuskan berpisah.

Dia memilih untuk bergabung dengan Bhayangkara FC. Kini, Vlado sapaan akrabnya menjadi pelatih dan sempat menukangi klub Liga Thailand, BG Pathum United.

Zulkifli Syukur sempat memperkuat Persib Bandung pada musim 2011/2012. Pria kelahiran Makassar ini tampil cukup apik saat dipercaya pelatih Drago Mamic mengisi sektor bek sayap.

Meski tampil apik, Zulkifli Syukur gagal membawa Persib ke papan atas klasemen, sehingga kariernya tidak bertahan lama dan memutuskan untuk hijrah ke Mitra Kukar musim 2012/2013.

Visualizza l' imprint del creator