Bola.com
·14 de maio de 2026
Prediksi PSBS Biak Vs Arema FC di BRI Super League: Wajar Kalau Menang, Keterlaluan jika Kalah

In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·14 de maio de 2026

Bola.com, Malang - Pertemuan PSBS Biak melawan Arema FC pada pekan 33 BRI Super League 2025/2026 sudah tidak menentukan lagi. Badai Pasifik sudah dipastikan terdegradasi, sementara Singo Edan hanya fokus untuk memperbaiki posis klasemen saja.
Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (15/5/2026), PSBS Biak tak punya peluang untuk selamat dari degradasi. Mereka dipastikan turun kasta musim depan.
Selain itu, tim ini sedang diterpa persoalan finansial. Kabarnya 4 bulan gaji pemain belum dibayarkan. Itu membuat tim berjulukan Badai Pasifik ini sempat berencana mogok tanding, plus 6 pemain sudah mengundurkan diri.
Sepertinya, laga melawan Arema FC bakal jadi sebuah formalitas untuk PSBS Biak, mengingat tim ini seakan kehilangan gairah.
Buktinya, dalam tiga laga sebelumnya, PSBS selalu kalah telak, yaitu 0-7 dari Malut United, menyerah 0-4 dari Persebaya Surabaya, dan ditekuk 0-5 oleh Dewa United.
Tak hanya itu, tim kepelatihan sempat jadi tanda tanya. Ketika melawan Persebaya, Kahudi Wahyu jadi pelatih caretaker PSBS. Kabarnya, pemain menolak keberadaan Marian Mihail. Namun, setelah itu Mihail kembali ketika melawan Dewa United.
Beragam persoalan internal itu tentu jadi sebuah keuntungan bagi Arema. Meski tim berjulukan Singo Edan sudah tidak punya kans jadi juara atau terdegradasi, mereka tetap memburu poin penuh. Arema FC mematok target sapu bersih dalam dua laga sisa musim ini.
“Kami respek dengan lawan. Namun, kami sepakat untuk meraih semua poin di pertandingan sisa,” kata pelatih Arema, Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu tidak ingin anak buahnya meremehkan PSBS, sekalipun semua tahu lawan sedang tidak baik-baik saja.
Justru dalam situasi ini PSBS masih bisa membahayakan Singo Edan. Karena tuan rumah tidak punya beban. Mereka bisa bermain lepas.
Sementara pemain Arema FC masih memikul beban. Jika meraih kemenangan, itu dianggap hal yang wajar lantaran dari kondisi tim dan posisi di klasemen saat ini lebih baik. Namun, jika sampai bermain imbang apalagi kalah, itu dianggap keterlaluan bagi fans Singo Edan.
“Kami yakin pemain akan berusaha mendapatkan kemenangan. Mereka tahu seperti apa keinginan suporter. Mereka paham apa yang harus dilakukan di pertandingan nanti,” tegas pelatih 46 tahun ini.
Ao vivo







































