Bola.net
·18 de maio de 2026
Reaksi Keras Erick Thohir atas Nyinyiran Yuran Fernandes: Dia Sudah Minta Maaf, tapi Kalau Menyesal, Jangan Cari Makan di Indonesia

In partnership with
Yahoo sportsBola.net
·18 de maio de 2026

Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, merespons nyinyiran bek PSM Makassar, Yuran Fernandes. Ia tahu pemain berusia 30 tahun itu telah mengklarifikasi.
Namun, Erick Thohir tetap kesal kepada Yuran. Ia meminta bek Tanjung Verde itu untuk tidak bermain dan mengais rezeki di Indonesia apabila menyesal berkarier di BRI Liga 1.
"Dia (Yuran Fernandes) sudah meminta maaf, tapi kalau dia menyesali, jangan main di Indonesia. Main saja di luar negeri," ujar Erick Thohir kepada wartawan.
"Kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main di sini. Main di tempat lain saja. Jangan cari makan di sini, berkarier di sini, jelek-jelekin liga kita," katanya menambahkan.
Ketua PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers Perkembangan Timnas Indonesia (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Unggahan Yuran itu berawal dari kekalahan 1-3 PSM dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (3/5) dalam laga pekan ke-31 BRI Liga 1. Gol Yuran juga dianulir wasit.
"Kecuali kalau dia ada bukti. Kalau ada bukti, dia bilang, 'Oh, wasit ini dibayar, pemain ini dibayar, ini dibayar', kita tangkap," ucap Erick Thohir.
"Tapi dia sudah meminta maaf, tetapi saya meminta liga (PT LIB) juga bertindak keras kepada liga dan pemainnya atau saya tindak liganya," lanjutnya.
Pekan ke-31 BRI Liga 1 2024/2025: PSS Sleman vs PSM Makassar (c) Dok. PSS Sleman
Seperti diketahui, Yuran begitu emosional usai golnya ke gawang PSS tidak disahkan wasit. Ia mengunggah dua perbandingan sepak pojok, salah satunya tendangan sudut Liverpool.
"Sepak bola di Indonesia hanya candaan, makanya level dan korupsinya akan tetap sama," kata Yuran.
"Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," tambahnya.







































