Cedera Lutut Jadi Momok bagi Pesepak Bola, Urat yang Putus Bisa Diganti dengan Sintetis: Awet 20 sampai 25 Tahun | OneFootball

Cedera Lutut Jadi Momok bagi Pesepak Bola, Urat yang Putus Bisa Diganti dengan Sintetis: Awet 20 sampai 25 Tahun | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·13 février 2026

Cedera Lutut Jadi Momok bagi Pesepak Bola, Urat yang Putus Bisa Diganti dengan Sintetis: Awet 20 sampai 25 Tahun

Image de l'article :Cedera Lutut Jadi Momok bagi Pesepak Bola, Urat yang Putus Bisa Diganti dengan Sintetis: Awet 20 sampai 25 Tahun

Bola.com, Jakarta - Tak sedikit pesepak bola harus terhenti kariernya lantaran cedera lutut, terlebih bagian ACL atau Anterior Cruciate Ligamen.

Setiap pesepak bola pastinya tak ingin didera ACL karena efeknya yang sangat merisaukan. Bagaimana tidak, butuh waktu yang lama untuk pemulihan.


Vidéos OneFootball


Bersyukur kalau cedera bisa ditangani yang membuat si pemain kembali bermain. Namun, tak sedikit yang harus pensiun dini. Itu mengapa cedera lutut kerap disebut sebagai momok bagi semua pesepakbola profesional di bawah kolong langit.

Pertanyaannya, mengapa atlet sepak bola rentan cedera lutut? Adakah solusi untuk urat yang putus?

Menjawab dua pertanyaan tersebut, dr. Sapto Adji Hardjosworo, Sp.OT (K-CO), via kanal YouTube Bicara Bola mengulasnya panjang lebar.

"Dalam saya berkarier, memang cabang olahraga yang paling banyak cedera itu ya cabang olahraga sepak bola," kata Sapto Adji Hardjosworo.

"Jadi karakter olahraganya sendiri memungkinkan seseorang itu cedera. Kenapa? Karena ada unsur kelincahan, kecepatan, kadang-kadang harus loncat, kadang-kadang terjadi benturan juga," imbuhnya.

À propos de Publisher