Bola.com
·27 de maio de 2026
Kisah Jimmy Napitupulu: Awalnya Tidak Serius Jadi Wasit, Berubah Pikiran karena Bisa Keliling Dunia Bermodal Sempritan

In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·27 de maio de 2026

Bola.com, Jakarta - Dari sekian banyak wasit yang pernah bertugas di Liga Indonesia, satu di antaranya yang paling beken adalah Jimmy Napitupulu.
Kelahiran Pekanbaru 60 tahun silam itu mengawali kariernya di sepak bola sebagai pemain. Ia pernah memperkuat PSPS Pekanbaru di Piala Suratin, bermain di Perserikatan bersama PSJS Jakarta Selatan, dan aktif pula di Liga Mahasiswa.
Lazimnya, banyak pemain sepak bola yang meneruskan kariernya sebagai pelatih. Namun, Jimmy Napitupulu justru banting setir jadi wasit. Padahal, awalnya, ia tak terlalu serius menekuni profesi wasit.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu, alumnus fakultas hukum UKI Jakarta dikenal sebagai salah satu wasit terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Pada eranya, Jimmy dijuluki Pierluigi Collina-nya Indonesia.
Ihwal profesi yang telah mengangkat namanya, Jimmy mengaku berawal dari ketidak seriusan. Hal tersebut ia beberkan via kanal YouTube Sport77 Official.
"Kita pernah mengalami krisis nasional ya, 1997 - 1998. Akhirnya saya memutuskan untuk jadi wasit 1997 untuk serius ya. Awal mulai enggak serius, iseng-iseng aja. Tahun 1995-1996 itu masih awal karier," kata Jimmy.
"Ceritanya ketika saya ambil lisensi wasit waktu itu, C2 provinsi, instruktur saya bilang begini, 'Saya modal sempritan bisa keliling dunia'. Saya pun kaget. Hah? Modal sempritan keliling dunia? Yang benar aja. Saya pikir begitu kan."
"Terus saya tanya, 'Pak, bagaimana caranya?' Dia jawab, 'Setelah saya jadi wasit nasional saya ambil lisensi FIFA. Saya hanya modal sempritan, bisa keliling seluruh Asia'. Dari situ, setelah krisis moneter, saya serius jadi wasit," lanjutnya.







































