PSBS Biak Menunggu Degradasi dari BRI Super League: Suara Pemain soal Tunggakan Gaji Hingga Ketidakpedulian Presiden Klub | OneFootball

PSBS Biak Menunggu Degradasi dari BRI Super League: Suara Pemain soal Tunggakan Gaji Hingga Ketidakpedulian Presiden Klub | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.com

Bola.com

·15 de abril de 2026

PSBS Biak Menunggu Degradasi dari BRI Super League: Suara Pemain soal Tunggakan Gaji Hingga Ketidakpedulian Presiden Klub

Imagem do artigo:PSBS Biak Menunggu Degradasi dari BRI Super League: Suara Pemain soal Tunggakan Gaji Hingga Ketidakpedulian Presiden Klub

Bola.com, Jakarta - Jurang degradasi semakin terlihat nyata untuk PSBS Biak. Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC Samarinda (11/4/2026) menenggelamkan mereka ke posisi juru kunci BRI Super League 2025/26.

Dua tahun lalu, Badai Pasifik tembus ke kasta tertinggi dengan posisi mentereng. Mereka lolos ke kompetisi teratas setelah mengunci gelar juara Liga 2 2023/24. Namun, hantaman badai datang dengan cepat di musim pertama mereka.


Vídeos OneFootball


Manajemen baru yang dipimpin Owen Rahadian melepaskan pengaruhnya jelang akhir musim lalu dan beralih ke Persipura Jayapura. Eksodus pemain besar-besaran tak terbendung di awal musim ini.

Tampil dengan mayoritas pemain baru, tak membuat mereka ciut. Performa moncer pemain asing macam Luquinhas dan Ruyery Blanco serta daun muda, Damianus Adiman, membuat mereka sulit ditebak.

Namun, kisah manis itu berakhir prematur. Kepergian Divaldo Alves di kursi pelatih pada medio Desember 2025 lalu, mengungkap bobrok PSBS sebenarnya.

Saiba mais sobre o veículo